Semua orang pernah berharap memiliki lebih banyak waktu. Waktu untuk memperbaiki kesalahan, mengucapkan selamat tinggal, atau menahan seseorang agar tidak pergi.
Bagi Raka, waktu bukan lagi sekadar harapan. Setelah ibunya meninggal, ia menemukan sebuah toko tersembunyi yang hanya muncul setelah tengah malam. Di sana...
Raka selalu mengira waktu bergerak dengan cara yang sama bagi semua orang. Detik demi detik. Menit demi menit. Tidak pernah berhenti, tidak pernah menunggu siapa pun. Sampai malam ketika ibunya meninggal. Sejak saat itu, waktu terasa seperti sesuatu yang sengaja mempermainkannya. Ia bergerak terlalu cepat ketika Raka masih ingin mendengar suara Ibu, tetapi berjalan terlalu lambat ketika ia harus duduk sendirian di rumah sakit, menatap pintu kamar yang tak kunjung terbuka.
22 Oct 2026
11
22 Oct 2026